Acil Rusdah, sejak gerobak di depan rumah.
Mulai tahun 1998 jualan soto dari gerobak di Sultan Adam. Sekarang warungnya punya 24 kursi, dibantu anak dan dua keponakan. Resep kuahnya tidak berubah: rempah disangrai dulu, kaldu ayam kampung direbus pelan dari jam empat pagi.
“Kalau kuahnya keruh, itu bukan bikinan kami.”




