
Bingka Kentang
Satu loyang bulat 20 cm. Dipanggang subuh, habis sore.
Bingka dipanggang pagi, amplang digoreng mingguan, dodol dari Kandangan. Pilih di katalog, keranjangnya langsung jadi satu pesan WhatsApp — tidak perlu daftar akun.
Tambah ke keranjang, lalu kirim sekali klik. Kami balas dengan total ongkir dan nomor rekening.

Satu loyang bulat 20 cm. Dipanggang subuh, habis sore.

Isi 6, kuah gula merah terpisah.

Satu loyang, pisang talas asli.

Delapan lapis, telur itik, wangi kayu manis.

Kue khas Ramadan, isi daging cincang. Pre-order H-1.

Digoreng dua kali, renyah 3 bulan.

Ikan gabus sungai, gurihnya lebih tajam.

Mentah, tinggal goreng di rumah.

Tanpa pengawet, toples kaca.

Diaduk enam jam, dibungkus daun.

Robusta, sangrai medium.

Gula aren cetak, untuk kolak dan kopi.
Kartu ucapan ditulis tangan. Untuk pesanan kantor, kami sediakan daftar alamat penerima lewat spreadsheet.
Amplang tenggiri, dodol Kandangan, kopi Pelaihari. Besek anyaman kecil, kartu ucapan tulis tangan.
Enam isi termasuk abon haruan dan gula habang. Besek rotan besar, dibungkus kain sasirangan.
Dua puluh kotak seragam, cetak logo perusahaan di stiker tutup, kirim ke alamat berbeda-beda.
Hj. Marlina mulai memanggang bingka untuk tetangga pada 2011. Sekarang dapur kami mempekerjakan sembilan ibu-ibu dari kampung yang sama, dan mengemas rata-rata 400 kotak setiap minggu.
Wadai basah kami tidak pakai pengawet. Karena itu masa simpannya pendek, dan kami jujur soal itu sejak awal.
“Kantor saya pesan 120 hampers untuk klien. Mereka bantu susun daftar alamat dan kirim resi satu per satu. Tidak ada yang nyasar.”
“Tiap balik ke Jakarta selalu mampir. Amplang haruannya beda, tidak amis dan renyahnya tahan lama.”
Jl. Pangeran Antasari No. 27, Kelayan Luar,
Banjarmasin Tengah 70234